Merencanakan Keeleganan yang Sederhana

Saturday, January 28th 2017. | Lifestyle

Semarang merupakan salah satu kota di Indonesia, yang terkenal dengan ragam wisata legendarisnya. Ada pilihan kuliner yang diwakili lumpia. Ada pula wisata sejarah, yang bisa Anda nikmati lewat deretan bangunan berusia puluhan tahun. Selain itu, keanekaragaman budaya di Semarang pun semakin memperkaya pilihan wisata Anda.

Paket wisata lengkap tersebut tentu menghadirkan kesan yang berbeda, bila Anda menikmatinya sebagai warga kota Semarang. Salah satu kegiatan tahunan yang tidak akan Anda lewatkan, sebagai orang Semarang, adalah atraksi Warak Ngendhog. Atraksi ini secara rutin menghiasi festival Dugderan, setiap menjelang Ramadan.

Dengan memilih hunian melalui tawaran jual rumah semarang, Anda bisa mulai merencanakan hijrah menjadi warga kota Semarang. Dalam fitur pencarian, temukanlah rumah-rumah di kawasan yang terjangkau dengan akses keramaian. Orang Semarang biasa membedakannya dengan sebutan “Semarang Bawah” dan “Semarang Atas”.

Selain lebih ramai karena dekat dengan pusat aktivitas pemerintahan, Semarang Bawah juga menjadi kawasan belanja dan kawasan bisnis. Di sinilah Anda akan menemukan karakter hiruk pikuk khas kota metropolitan. Aktivitas keramaian tersebut melibatkan sekitar 2,5 juta jiwa pada siang hari. Sedangkan di malam hari, jumlah penduduk menjadi 2 juta jiwa.

Ratusan ribu orang yang beraktivitas di kala Semarang terang, biasanya adalah pekerja yang berasal dari daerah satelit sekitar Semarang. Serupa dengan karakteristik Jabodetabek atau Gerbangkertosusilo (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan), kota Semarang didukung oleh daerah satelit berjuluk Kedungsapur.

Dukungan Kedungsapur menawarkan pengalaman lain bagi Anda. Jangan heran jika, secara kebetulan, Anda berkenalan dan berinteraksi dengan warga Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, atau Purwodadi, saat beraktivitas di Semarang Bawah. Tidak ketinggalan, Anda juga bisa mengakrabkan diri dengan warga dari kawasan Semarang Atas yang bekerja di pusat kota Simpang Lima.

Semarang Atas sendiri adalah istilah yang mengacu pada kawasan berketinggian 200 meter di atas permukaan laut. Lokasinya agak jauh dari pusat kota, sehingga suasananya juga masih asri khas pedesaan. Apalagi, kawasan Semarang Atas juga terhitung dekat dengan wilayah pegunungan Ungaran.

Terlepas dari tiap ciri yang membedakan Semarang Bawah dan Semarang Atas, orang Semarang secara umum punya keramahan yang sama. Hal ini pasti memudahkan Anda untuk memilih dan menentukan daerah hunian. Kedua kawasan tersebut pun, sama-sama menyediakan ratusan rumah minimalis yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.

Permintaan terhadap rumah tipe minimalis memang sedang sangat meningkat. Beberapa tahun belakangan ini, rumah bermodel sederhana tersebut banyak diminati oleh para pekerja muda atau pasangan yang baru menikah. Selain harganya yang relatif terjangkau, rumah minimalis juga menawarkan rancangan yang atraktif. Sangat bisa bersaing dengan rumah-rumah mewah, deh.

Apabila Anda termasuk tipe orang yang mementingkan perihal yang fungsional dan esensial, tentu saja kepentingan Anda sudah terpenuhi dengan memilih rumah minimalis. Sebab, pada hakikatnya, rumah minimalis memang sengaja dirancang untuk mewakili gaya hidup warga kota. Oleh karena itu, rumah minimalis selalu menampilkan ciri praktis, efisien, serta elegan dalam kesederhanaan.

Menjadi elegan dalam kesederhanaan mungkin bukan hal yang mudah. Akan tetapi, dengan perencanaan yang tepat, hal tersebut tidak lagi mustahil. Berikut ini beberapa tips agar Anda mampu merencanakan keeleganan secara tepat.

  1. Temukan dan Tentukan Tema

Perpaduan unsur estetika dan tampilan multifungsi, adalah ciri utama dari desain rumah minimalis. Untuk mendapatkan dua hal tersebut Anda bisa mulai dengan mencari pilihan tema yang banyak ditawarkan di internet. Penentuan tema yang cocok, mempermudah aksentuasi tampilan warna ruangan yang multifungsi.

  1. Asah Kepekaan Warna

Proses mengombinasikan warna bisa dimulai dengan mengasah kepekaan Anda terhadap ketersediaan ruang, yang sesuai tema. Dengan cara ini, nilai-nilai efisiensi ruang pun akan meningkat. Silakan buat coretan-coretan warna hijau, biru, abu-abu, atau kuning, untuk menyesuaikan warna dengan komponen ruangan.

  1. Mengoptimalkan Kreasi Dekoratif

Karena konsepnya sederhana, dekorasi di dalam rumah minimalis pun tak harus selalu berharga mahal atau hasil beli baru. Optimalkanlah kreativitas Anda dengan barang-barang yang sudah tersedia atau mudah didapat. Selanjutnya, tempatkanlah pigura dan wallpaper yang tidak terlalu mencolok dengan warna dinding dan lantai Anda.

  1. Siasati Signifikansi Ruang

Asumsikan desain interior Anda sudah selesai 75 persen. Dengan demikian, Anda bisa mulai bersiasat membuat sekat antar ruangan agar lebih efektif. Aturlah signifikansi dinding dan pintu dengan memanfaatkan karpet atau sofa, sehingga membentuk kesan tersekat.

  1. Menata Pencahayaan

Peletakan jendela besar pada sudut yang pas, dapat memberikan pencahayaan natural ke dalam ruangan. Terapkan juga lampu gantung di plafon serta standing lamp yang unik, untuk mempercantik ruangan.

  1. Eksplorasi Sisi Luar

Beranjak ke bagian eksterior. Meskipun Anda mungkin tidak banyak beraktivitas di sini, namun inilah teras kerajaan Anda. Menempatkan kerajinan tangan yang unik buatan sendiri di teras, bisa menjadi alternatif yang lebih murah daripada membeli ornamen baru. Jangan lupa juga untuk menata tempat jemuran dan taman belakang, agar terkesan harmonis.

Demikianlah 6 tips yang bisa Anda persiapkan. Seperti semboyan “Rumahku, Istanaku”, sebisa mungkin  rumah minimalis Anda dapat memancarkan kesan lahiriah elegan, yang sejalan dengan kesederhanaan batin. Semoga bermanfaat!

tags: ,